FATWA

120 Fatwa
Nomor Fatwa
Tentang
Baca / Unduh
121/DSN-MUI/II/2018 EBA-SP Berdasarkan Prinsip Syariah
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
120/DSN-MUI/II/2018 Sekuritisasi Berbentuk Efek Beragun Aset Berdasarkan Prinsip Syariah
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
118/DSN-MUI/II/2018 Pedoman Penjaminan Simpanan Nasabah Bank Syariah
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
117/DSN-MUI/II/2018 Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi Berdasarkan Prinsip Syariah
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
116/DSN-MUI/IX/2017 Uang Elektronik Syariah
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
115/DSN-MUI/IX/2017 Akad Mudharabah
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
114/DSN-MUI/IX/2017 Akad Syirkah
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
113/DSN-MUI/IX/2017 Akad Wakalah bi Al-Ujrah
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
112/DSN-MUI/IX/2017 Akad Ijarah
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
111/DSN-MUI/IX/2017 Akad Jual Beli Murabahah
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
110/DSN-MUI/IX/2017 Akad Jual Beli
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
109/DSN-MUI/II/2017 Pembiayaan Likuiditas Jangka Pendek Syariah
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
108/DSN-MUI/X/2016 Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syariah
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
107/DSN-MUI/X/2016 Pedoman Penyelenggaraan Rumah Sakit Berdasarkan Prinsip Syariah
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
106/DSN-MUI/X/2016 Wakaf Manfaat Asuransi dan Manfaat Investasi pada Asuransi Jiwa Syariah
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
105/DSN-MUI/X/2016 Penjaminan Pengembalian Modal Pembiayaan Mudharabah, Musyarakah, dan Wakalah bil Istitsmar
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
104/DSN-MUI/X/2016 Subrogasi Berdasarkan Prinsip Syariah
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
103/DSN-MUI/X/2016 Novasi Subjektif Berdasarkan Prinsip Syariah
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
102/DSN-MUI/X/2016 Akad Al-Ijarah Al-Maushufah fi Al-Dzimmah untuk Produk Pembiayaan Pemilikan Rumah (PPR)-Indent
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
101/DSN-MUI/X/2016 Akad Al-Ijarah Al-Maushufah fi Al-Dzimmah
Detil FatwaSalinan Fatwa (PDF)
Halaman : / 6

Kutipan Harian

قال رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم : إِنَّ الْحَلاَلَ بَيِّنٌ وَإِنَّ الْحَرَامَ بَيِّنٌ وَبَيْنَهُمَا مُشْتَبِهَاتٌ لاَ يَعْلَمُهُنَّ كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ فَمَنِ اتَّقَى الشُّبُهَاتِ اسْتَبْرَأَ لِدِينِهِ وَعِرْضِهِ وَمَنْ وَقَعَ فِى الشُّبُهَاتِ وَقَعَ فِى الْحَرَامِ كَالرَّاعِى يَرْعَى حَوْلَ الْحِمَى يُوشِكُ أَنْ يَرْتَعَ فِيهِ أَلاَ وَإِنَّ لِكُلِّ مَلِكٍ حِمًى أَلاَ وَإِنَّ حِمَى اللَّهِ مَحَارِمُهُ أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ. (متفق عليه)

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Dan di antara keduanya terdapat hal-hal yang samar, yang tidak diketahui (status halal dan haramnya) oleh banyak orang. Siapa menjauhkan dirinya dari hal-hal yang samar maka ia telah menyelamatkan keagamaan dan harga dirinya. Siapa terjerumus di dalamnya maka ia (lambat laun) terjerumus ke dalam yang haram, layaknya penggembala yang menggembala di sekitar daerah terlarang. Ia nyaris memasukinya.
Ingatlah. Sesungguhnya setiap raja memiliki daerah larangan dan ingatlah bahwa larangan Allah adalah hal-hal yang diharamkan-Nya.
Ingatlah. Sesungguhnya dalam tubuh ada segumpal daging, di mana jika ia baik maka seluruh tubuhnya menjadi baik. Dan jika ia rusak maka seluruh tubuhnya menjadi rusak. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati."

DSN-MUI

MUI