Ragam SOP

Standar Operasional dan Prosedur di DSN-MUI

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, pengurus BPH DSN-MUI menetapkan beberapa panduan yang digunakan untuk memastikan kegiatan operasional organisasi dipatuhi oleh setiap pengurusnya. Berikut beberapa panduan operasional atau SOP di lingkungan Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia:
1. SOP 01: Penetapan Fatwa DSN-MUI Salinan (PDF)
2. SOP 02: Pemberian Rekomendasi DPS Salinan (PDF)
3. SOP 03: Pemberian Rekomendasi TAS Salinan (PDF)
4. SOP 04: Penerbitan Sertifikat Kesesuaian Syariah Salinan (PDF)
5. SOP 05: Penerbitan Pernyataan Kesesuaian Syariah Salinan (PDF)
6. SOP 06: Penerbitan Pernyataan Keselarasan Syariah Salinan (PDF)
7. SOP 07: Permohonan Sambutan DSN-MUI Salinan (PDF)
8. SOP 08: Permohonan Narasumber DSN-MUI Salinan (PDF)
9. SOP 09: Pelaksanaan Pelatihan Pengawas Syariah Salinan (PDF)
10. SOP 10: Rekrutmen Karyawan DSN-MUI Salinan (PDF)
11. SOP 11: Pengadaan dan Pendistribusian Barang Salinan (PDF)
12. SOP 12: Reviu Ulang Fatwa DSN-MUI Salinan (PDF)

Kutipan Harian

قال رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم : إِنَّ الْحَلاَلَ بَيِّنٌ وَإِنَّ الْحَرَامَ بَيِّنٌ وَبَيْنَهُمَا مُشْتَبِهَاتٌ لاَ يَعْلَمُهُنَّ كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ فَمَنِ اتَّقَى الشُّبُهَاتِ اسْتَبْرَأَ لِدِينِهِ وَعِرْضِهِ وَمَنْ وَقَعَ فِى الشُّبُهَاتِ وَقَعَ فِى الْحَرَامِ كَالرَّاعِى يَرْعَى حَوْلَ الْحِمَى يُوشِكُ أَنْ يَرْتَعَ فِيهِ أَلاَ وَإِنَّ لِكُلِّ مَلِكٍ حِمًى أَلاَ وَإِنَّ حِمَى اللَّهِ مَحَارِمُهُ أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ. (متفق عليه)

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Dan di antara keduanya terdapat hal-hal yang samar, yang tidak diketahui (status halal dan haramnya) oleh banyak orang. Siapa menjauhkan dirinya dari hal-hal yang samar maka ia telah menyelamatkan keagamaan dan harga dirinya. Siapa terjerumus di dalamnya maka ia (lambat laun) terjerumus ke dalam yang haram, layaknya penggembala yang menggembala di sekitar daerah terlarang. Ia nyaris memasukinya.
Ingatlah. Sesungguhnya setiap raja memiliki daerah larangan dan ingatlah bahwa larangan Allah adalah hal-hal yang diharamkan-Nya.
Ingatlah. Sesungguhnya dalam tubuh ada segumpal daging, di mana jika ia baik maka seluruh tubuhnya menjadi baik. Dan jika ia rusak maka seluruh tubuhnya menjadi rusak. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati."