SOP Penerbitan Sertifikat

Setelah mempertimbangkan kesadaran pelaku bisnis untuk menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah yang ditandai dengan banyaknya permohonan untuk mendapatkan Sertifikat Kesesuaian Syariah dan kapasitas Dewan Syariah Nasional yang dibentuk oleh Majelis Ulama Indonesia sebagai lembaga yang menangani masalah-masalah syariah yang berhubungan dengan aktivitas lembaga keuangan syariah, lembaga bisnis syariah, dan lembaga perekonomian syariah lainnya, maka Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) menilai urgen untuk menetapkan SK yang berhubungan dengan Standar Operasional dan Prosedur Penerbitan Sertifikat Kesesuaian Syariah.

Salinan (PDF) Sila unduh Keputusan Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia tentang Standar Operasional dan Prosedur Penerbitan Sertifikat Kesesuaian Syariah.

Kutipan Harian

قُلْ لَا يَسْتَوِي الْخَبِيثُ وَالطَّيِّبُ وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَةُ الْخَبِيثِ فَاتَّقُوا اللَّهَ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Katakan (wahai Muhammad), "Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang berakal, agar kalian mendapat keberuntungan." (Q.S. Al-Ma`idah, 100)

Sebuah sistim yang dominan tidak dapat dinilai baik hanya karena dominasinya. Dan Allah hanya menerima sistim yang baik. Untuk itu keberuntungan dalam maknanya yang luas hanya dapat diperoleh dengan sistim yang baik.