Persyaratan Resertifikasi Kesesuaian Syariah

Persyaratan yang harus dipenuhi oleh perusahaan (baik lembaga keuangan, bisnis dan perekonomian) untuk memperoleh perpanjangan sertifikat (resertifikasi) kesesuaian syariah dari Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia.

  1. Persyaratan Resertifikasi untuk bidang usaha di bawah ini mengacu ke halaman Persyaratan Sertifikasi (A. Persyaratan Umum dan B. Persyaratan Khusus). Lihat di sini.
    1. Penjualan Langsung Berjenjang (PLB)
    2. Teknologi Informasi, baik perusahaan online trading, perusahan piranti lunak, maupun perusahaan penerbit uang elektronik (e-money)
    3. Bank Kustodian
    4. Penyiaran TV
    5. Wisata, baik hotel, restoran, spa, maupun biro perjalanan wisata
  2. Daftar Periksa (Checklist) Persyaratan Resertifikasi untuk Rumah Sakit
    1. Melampirkan surat permohonan resertifikasi syariah
    2. Mengisi Daftar Periksa (checklist) Persyaratan Resertifikasi Syariah
    3. Bersedia membayar biaya resertifikasi syariah
    4. Melampirkan rekomendasi dari MUKISI
    5. Melampirkan sertifikat lulus akreditasi dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) yang masih berlaku
    6. Melampirkan Sertifikat Sistem Jaminan Halal Gizi dari LPPOM MUI
    7. Melampirkan daftar lembaga keuangan syariah yang bekerja sama dengan rumah sakit
    8. Melampirkan laporan Dewan Pengawas Syariah tentang kepatuhan syariah (di antara yang dilaporkan adalah laporan keuangan tahun terakhir)
    9. Melampirkan Self Assesment dari rumah sakit yang berisi penilaian kepatuhan syariah rumah sakit sesuai dengan standar dan penilaian sertifikasi rumah sakit syariah

    Daftar Periksa Persyaratan Sertifikasi Unduh daftar periksa (checklist) persyaratan resertifikasi Rumah Sakit.

Kutipan Harian

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ . مَا أُرِيدُ مِنْهُمْ مِنْ رِزْقٍ وَمَا أُرِيدُ أَنْ يُطْعِمُونِ . إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ

Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah kepadaKu. Aku tidak mengnginkan rezeki sedikit pun dari mereka dan Aku tidak bermaksud agar mereka memberiKu makan. Sesungguhnya Allah, Dia lah Pemberi rezeki, Yang mempunyai kekuatan (dan) Yang sangat kokoh. (Q.S. Adz-Daariyat, 56-58)