Fatwa

Nomor Fatwa Tentang Baca / Unduh
116/DSN-MUI/IX/2017 Uang Elektronik Syariah Salinan Fatwa (PDF)
115/DSN-MUI/IX/2017 Akad Mudharabah Salinan Fatwa (PDF)
114/DSN-MUI/IX/2017 Akad Syirkah Salinan Fatwa (PDF)
113/DSN-MUI/IX/2017 Akad Wakalah bi Al-Ujrah Salinan Fatwa (PDF)
112/DSN-MUI/IX/2017 Akad Ijarah Salinan Fatwa (PDF)
111/DSN-MUI/IX/2017 Akad Jual Beli Murabahah Salinan Fatwa (PDF)
110/DSN-MUI/IX/2017 Akad Jual Beli Salinan Fatwa (PDF)
109/DSN-MUI/II/2017 Pembiayaan Likuiditas Jangka Pendek Syariah Salinan Fatwa (PDF)
108/DSN-MUI/X/2016 Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syariah Salinan Fatwa (PDF)
107/DSN-MUI/X/2016 Pedoman Penyelenggaraan Rumah Sakit Berdasarkan Prinsip Syariah Salinan Fatwa (PDF)

Kutipan Harian

قَالَ بَعْضُهُمْ: الِالْتِفَاتُ إلَى الْأَسْبَابِ شِرْكٌ فِي التَّوْحِيدِ وَمَحْوُ الْأَسْبَابِ أَنْ تَكُونَ أَسْبَابًا نَقْصٌ فِي الْعَقْلِ ‌وَالْإِعْرَاضُ ‌عَنْ ‌الْأَسْبَابِ بِالْكُلِّيَّةِ قَدْحٌ فِي الشَّرْعِ. وَمُجَرَّدُ الْأَسْبَابِ لَا يُوجِبُ حُصُولَ الْمُسَبَّبِ (مجموع الفتاوى، أحمد بن تيمية، ج 8، ص 70)

Sebagian ulama mengatakan, "Berpaling hanya kepada sebab (tanpa keyakinan peran anugerah dari Allah) adalah syirik. Sementara pengabaian terhadap sebab (sebagai sebab) adalah kecacatan berpikir dan berpaling dari sebab secara total adalah pelecehan terhadap syariat. Sekedar sebab saja tidak dapat memastikan terwujudnya akibat."