Info

Daftar Perusahaan Penjualan Langsung Berjenjang Syariah

Sehubungan dengan :

  1. pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat terkait daftar perusahaan Perusahaan Penjualan Langsung Berjenjang Syariah (PLBS) atau Multi Level Marketing (MLM) Syariah yang telah diterbitkan oleh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), dan
  2. banyaknya perusahaan MLM yang mengaku telah mendapat sertifikat syariah dari DSN-MUI, sementara DSN-MUI tidak menerbitkan sertifikat syariah atas perusahaan dimaksud,

maka DSN-MUI menilai urgen untuk menginformasikan kepada seluruh pihak yang berkepentingan mengenai Perusahaan Penjualan Langsung Berjenjang Syariah yang telah mendapatkan sertifikat DSN-MUI.

Berikut adalah Daftar (terbarukan) Perusahaan Penjualan Langsung Berjenjang Syariah yang telah mendapatkan sertifikat DSN-MUI:

NO LEMBAGA PRODUK NO SURAT KEPUTUSAN MASA BERLAKU
1 PT Herba Penawar Alwahida Indonesia Produk Kesehatan 014.71.01/DSN-MUI/XII/2018 19 Desember 2021
2 PT Singa Langit Jaya (TIENS) Produk Kesehatan 001.38.01/DSN-MUI/II/2016 02 Februari 2019
3 PT Nusantara Sukses Selalu Produk Kesehatan 003.40.01/DSN-MUI/III/2016 22 Maret 2019
4 PT K-Link Nusantara Produk Kesehatan 002.49.01/DSN-MUI/I/2017 05 Januari 2020
5 PT UFO BKB Syariah Produk Kesehatan 003.50.01/DSN-MUI/I/2017 05 Januari 2020
6 PT Momen Global Internasional Nutrisi Kesehatan 006.53.01/DSN-MUI/VII/2017 30 Juli 2020
7 PT Veritra Sentosa Internasional Layanan Pembayaran Multiguna 010.57.01/DSN-MUI/VIII/2017 01 Agustus 2020

Kutipan Harian

وهل أصبح الفكر الإنساني عقيمًا فلا يقدم الأدوات التي تخضع للشرع وتحقق المقصود دون مواربة أو التواء؟ والجواب على ذلك هو أن البديل موجود، ولكن ما ينقصنا هو إرادة الخلاص من الحرام، والتوجه إلى ما هو أقوم وأطهر وأسلم. (سامي حسن حمود يرحمه الله)

Apakah pemikiran manusia menjadi mandul sehingga tidak mampu menyediakan tools yang sesuai Syariah dan –dalam waktu yang sama- mampu merealisasikan keinginan mereka, tanpa harus berdalih?
Alternatif selalu ada. Yang kurang adalah goodwill untuk menghindar dari yang haram, menuju ke alternatif yang lebih lurus, lebih bersih serta lebih aman." (almarhum Sami Hasan Hamud)